Cerita Dibalik Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo, Kulon Progo.doc.Krismi

Fafruar - Puncak Suroloyo merupakan salah satu tempat wisata di Kulon Progo, Yogyakarta yang terkenal dengan keindahan panorama candi Borobudur.  Selain terkenal dengan keindah alam di atas puncak Suroloyo juga suasana yang dingin.

Berwisata ke puncak Suroloyo tak pernah ada kata menyesal, tiket masuk yang murah seharga Rp 5,000 sudah mampu melihat indahnya panorama alam.

Untuk bisa menjangkau lokasi wisata ini pun sangat mudah. Terdapat dua jalur yaitu rute Jalan Magelang-Pasar Muntilan-Kalibawang dan Jalan Godean-Sentolo-Kalibawang.

Setelah sampai di area wisata, dan untuk bisa mencapai puncak, wisatawan harus melewati kurang lebih 290 anak tangga terlebih dahulu.

Suroloyo adalah salah satu puncak tertinggi yang ada di Perbukitan Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta.

Ketinggian yang dimiliki oleh perbukitan ini mencapai 2000 meter mdpl. Saat memasuki area wisata, wisatawan akan disambut oleh patung Punakawan yang menghadap ke belokan pinggir jalan raya.

Puncak Suroloyo kerap dijumpai oleh orang dari berbagai daerah, bahkan orang-orang penting seperti keluarga Keraton, pemimpin negeri, dan juga kepala daerah dari berbagai kota.

Puncak Suroloyo merupakan tempat dimana Sultan Agung Hanyakrakusuma bersemedi dan mencari wangsit. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa tempat ini memiliki nilai kegunaan religius cukup tinggi.

Selain panorama yang indah, puncak Suroloyo juga mempunyai misteri yang menarik. Yaitu sebagai tempat napak tilas Sultan Agung Hanyakrakusumo dalam mendapatkan wangsit. Tempat ini juga diyakini sebagai tempat Batara Guru Pimpinan Para Dewa.

Dulunya di tempat para punawakan Petruk, Gareng, dan Bagong sehingga Puncak Suroloyo kerap dijuluki sebagai Rumah Ki Semar.  Selain itu, wisata ini dulunya juga dijadikan sebagai tempat rapat oleh para dewa yang letaknya di pertapaan Sariloyo.

Pertapaan Kaendran adalah salah satu tempat dimana para ksatria bertapa. Keunikan lain datang saat tanggal 1 Suro, biasanya pada tanggal 1 Suro diadakan perarakan tumpengan dan pemandian keris yang dilakukan di kali Widodaren. Dimana banyak orang yang datang ke Puncak Suroloyo untuk melakukan upacara Suroan. (Krismi)




Share on Google Plus

About Fafruar

0 komentar:

Post a Comment